Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), pada bulan Mei 2022 tercatat nilai ekspor UMKM Indonesia untuk non migas mencapai peningkatan sebesar 25,34% dengan nominal sebesar 20,01 Milyar. Para pengusaha di Indonesia perlu melakukan persiapan UMKM Go Internasional agar produk bisnisnya bisa mendunia.
UMKM Indonesia mempunyai peran yang sangat penting bagi pertumbuhan perekonomian negara. Bagi Sisterfillah yang memiliki bisnis skala UMKM, perlu memahami apa saja Strategi UMKM Go Internasional dan persiapan produk bisnisnya Go Internasional.
Persiapan Apa Saja Untuk Go Internasional?
Agar ekspor berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang maksimal juga berkelanjutan, maka perlu memahami hal-hal berikut ini.
1. Kenali Nilai Keunggulan Nilai
Keberhasilan dari ekspor adalah dengan adanya Nilai Keunggulan (Value Proposition) suatu produk. Seperti seberapa banyak manfaat yang dibutuhkan dan disesuaikan dengan karakteristik oleh konsumen di negara tujuan agar memiliki nilai keunggulan yang unik.
Jangan lupa juga perhatikan elemen kualitatif (produk yang bersaing dari segi rasa atau berdasarkan fungsi serta desain menarik) dan elemen kuantitatif (kuantitas produksi yang memadai serta harga yang bersaing).
2. Mengetahui Langkah-Langkah Cara Mengenali Potensi Target Pasar
UMKM yang baru akan melakukan ekspor, perlu sekali mengetahui langkah-langkah cara mengenali potensi target pasar dari negara yang akan dituju. Langkah awal adalah dapat membuat estimasi besarnya pasar (market size) negara yang akan dituju. Gunanya adalah untuk dapat memperkirakan permintaan produk. Seperti melihat jumlah penduduk dan tingkat konsumsi produk yang akan dikirim ke negara tersebut dan juga seberapa besar tingkat ekspor ulang yang akan dilakukan kedepannya.
Lalu langkah kedua yaitu dengan melihat tren pasar di negara tujuan. Apakah produk yang akan diekspor memenuhi kualifikasi tren pasar di sana. Bisa dari keunikannya, desain packaging, tingkat pemakaian atau penggunaan dan sebagainya. Langkah terakhir adalah mengetahui daya saing dari produk kompetitor yang sudah berada di negara tujuan.
3. Ketahui Tujuan Melakukan Ekspor
Banyak dari UMKM yang belum memahami apa tujuan melakukan ekspor. Padahal jika mengetahui dan memahami tujuan dari melakukan ekspor produk bisnis itu apa, hasilnya bisa maksimal dan repeat order akan terus ada. Jadi perlu sekali UMKM tahu alasan melakukan ekspor dan mengetahui apakah produk yang diekspor memiliki potensi untuk diekspor.
Itulah Persiapan UMKM Go Internasional yang perlu dipahami oleh para UMKM Indonesia sebelum melakukan ekspor. Dari sekitar 65 juta UMKM di Indonesia, baru ada 15% dari total yang melakukan ekspor.
Artinya masih belum banyak UMKM di Indonesia yang melakukan Go Internasional. Semoga Sisterfillah semua yang memiliki bisnis, di 2022 ini sudah siap Go Internasional. Semangat!
















